SD IDOLAKU

Beranda » AQIDAH

Category Archives: AQIDAH

Apa yang menghalangimu bartaubat


Dalam renungan ini kita akan mengkaji sebuah ayat yang apabila iblis mendengarnya ia akan segera menangis dan menyesal. Sebuah ayat yang menyenangkan hati orang yang berdosa yang telah bertaubat, ajakan bagi orang yang lalai dan berlebih-lebihan agar segera berhenti dari perbuatan maksiatnya itu. Mari kita bersama-sama membaca ayat tersebut (yang artinya):

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri mereka sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya adalah ampunan dari Rabb mereka dan Surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.”(Ali-‘Imraan: 135-136) (lebih…)

Buah dan Faedah Istighfar


Ibnu Taimiyah Rahimahullah menyebutkan di dalam bukunya tentang buah dan faedah yang dapat kita ambil dari kita melakukan amalan ini, di antaranya ialah:

1. Diampuninya dosa-dosa. Siapa yang mengakui dosanya dan juga meninggalkannya, maka dia akan diampuni.

2. Ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kecintaan-Nya. Istighfar merupakan perkara yang penting, sehingga seorang hamba bisa mendapatkan ridha dan kecintaan Allah Subhanahu wa Ta”ala.

3. Memperoleh rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala. FirmanNya, Hendaklah kalian meminta ampun kepada Allah Ta’ala, agar kalian mendapat rahmat (An-Naml :46).
(lebih…)

Istigfar


Sesungguhnya dosa yang dilakukan oleh manusia itu pasti mempunyai ampunan dari Allah azza wa jalla. Tapi bagaimanakah caranya memperoleh ampunan itu ??. Yaitu dengan Istighfar. Apakah istighfar itu..?. Istighfar artinya ialah memohon ampunan. Yang dimaksud ampunan ialah pemeliharaan dari perbuatan dosa. Ampunan merupakan sesuatu yang memiliki nilai lebih dari penutup aib, karena makna ampunan ialah pemeliharaan dari kejahatan dosa, sehingga seorang hamba tidak disiksa karena dosa itu.

Siapa yang diampuni dosanya berarti dia tidak di siksa. Adapun jika dosa itu hanya sekedar ditutupi, maka dia akan tetap disiksa dalam batinnya. Siapa yang disiksa karena dosa baik secara batin maupun lahirnya, berarti dia tidak diampuni. Ampunan dosa terjadi jika dia tidak disiksa dengan suatu siksaan yang mestinya dia disiksa karena dosanya itu.
(lebih…)

Sekali Lagi Tentang Nikah Mut’ah – 1


 

 Ini mungkin akan menjadi sedikit cerita atau mungkin tepatnya oleh-oleh dari acara Ahlussunah Bersatu Menolak Syiah yang baru dilaksanakan Jum’at lalu, 10/06/2011.

Banyak paparan yang sangat menarik untuk dicermati dan sayang bila dilewatkan. Dari kisah Kang Jalal yang kepergok tidak bisa taqiyyah, model shalat Jum’at yang unik di Iran, hingga kisah perempuan-perempuan yang “dijual”, namun dibungkus ajaran agama bernama mut’ah.

Ya Syiah memang menjadi polemik, masyarakat pun masih menunggu fatwa tegas dari MUI.

Ketika Kang Jalal Tidak Bisa (Lagi) Taqiyyah

Kisah ini akan kami awali dari Profesor Jalaluddin Rakhmat. Akademi kondang yang menjadi pilar terdepan dalam penyebaran Syiah di Indonesia.

KH. Kholil Ridwan kemarin menceritakan pengalamannya berhadapan dengan Jalaluddin Rakhmat. Pernah suatu ketika pengurus MUI tersebut didaulat menjadi pembawa acara dalam sebuah dialog di Pesantren At Taqwa Bekasi. Dalam seminar tersebut, hadir Kang Jalal sebagai narasumber. Melihat kehadiran Kang Jalal yang sudah dikenal sebagai aktivis aliran Syiah, tentu KH. Kholil ingin tahu sejauhmana darah Syiah mengaliri diri pakar komunikasi dari Universitas Padjadjaran itu. (lebih…)

Sekali Lagi Tentang Nikah Mut’ah – 2


Kisah berikutnya tentang kawin mut’ah di negeri Persia itu. Di Iran, rupanya tidak sulit menyalurkan syahwat biologis lewat cara ini. Para pemuda Iran sudah akrab melakoni penyaluran kisah cintanya lewat jalan mut’ah.

Caranya pun relatif mudah, cukup bagi kita untuk menyambangi tiap mesjid di Iran yang menyediakan fasilitas mut’ah. Berbeda seperti mesjid kita sebagai orang Islam, mesjid kaum Syiah memang menyediakan ruangan khusus untuk melakukan transaksi mut’ah.

Biasanya para perempuan akan ditaruh di bilik-bilik Mesjid dan siap untuk diperlihatkan kepada laki-laki yang datang. Harga nikah mut’ah pun bervariasi. Tergantung perempuan mana yang menjadi selera kita, termasuk juga waktu.

“Mau satu jam atau dua jam? Kalau satu jam harganya sekian,” tukas KH. Kholil menyambung kisah seorang temannya yang pernah kuliah di Iran dan membuat para peserta menggelengkan kepalanya.

Hebatnya, nikah mut’ah pun tidak mengenal ambang batas. “Tidak ada batasnya, boleh sampai seribu kali (nikah mut’ah) dalam hari yang sama dan saat yang sama,” lanjutnya.

Berbeda dengan nikah dalam ajaran Islam yang memakai syarat wali dan saksi, nikah mut’ah aliran Syiah tidak memerlukan keduanya, “nikah mut’ah itu tidak perlu pakai wali, tidak perlu pakai saksi. Karena pada hakikatnya mengandung adanya jual beli.” tambah KH. Kholil bercampur heran. (lebih…)

GEJALA-GEJALA GANGGUAN SETAN


  1. Gejala waktu terjaga. Di antaranya adalah :
  • Badan terasa lemah, loyo dan tidak ada gairah hidup
  • Berat dan malas beraktifitas
  • Banyak mengkhayal dan melamun, senyum dan bicara sendiri, tiba-tiba menangis atau tertawa tanpa sebab
  • Pikiran melayang-layang, Cemas72 dan gelisah.
  • Banyak makan tapi tidak kenyang-kenyang atau tidak makan tetapi fisiknya kuat sekali, walau tanpa dopping atau suplemen energi
  • Emosional, mudah marah dan membesar-besarkan masalah, memusingkan masalah kecil.
  • Sakaw dan Sugesti untuk menggunakan narkoba kembali
  • Kesurupan atau tersumbatnya syaraf-syaraf
  • Berteriak-teriak atau memaki-maki dengan kata-kata kotor dan tidak pantas (Tourette Syndrome)
  • Asal bicara, tidak peduli perasaan orang lain. Merasa bingung, merasa hidup ini serba salah.
  • Berjalan jauh tanpa tujuan, obsesif-kompulsif, sering mengajak berdebat sambil menahan emosi, selalu menyalahkan orang lain atau mencari kesalahan orang lain.
  • Curiga berlebihan pada orang lain (Paranoid), Phobia.
  • Perasaan berdosa yang berlebihan, merasa terkutuk, putus asa menjadi orang yang baik, banyak bicara tentang kebaikan namun tidak mengamalkannya, merasa diri serba bisa dan merasa diri manusia pilihan.
  • Muncul rasa was-was sewaktu berwudhu atau sholat
  • Pembicaraan melantur, Ambivalensi, menceritakan sesuatu yang tragis sambil tertawa, menceritakan aib diri sendiri dan aib orang lain.
  • Bisa melihat jin dan sensitive akan keberadaan jin di sekitarnya, berkomunikasi dengan setan dalam musik, menggerak-gerakkan anggota tubuh jika mendengar musik73, Perasaan bahagia ketika musik kesukaannya diputar, suka menjulurkan lidah.
  • Benci melihat orang shaleh (taat beragama) dan kebenciannya lebih besar terhadap para pendosa.
  • Merasa diri menjadi pusat perhatian terutama jika dilanjutkan dengan membuka aurat, bangga berlebihan ketika dipuji, selalu mencari perhatian orang lain, Pamer harta secara abnormal, usia tua tapi penampilan dan gaya hidup seperti anak kecil.
  • Menirukan gerakan-gerakan binatang tanpa disadari, menirukan kata-kata orang lain (Echolalia), menirukan gerakan-gerakan orang lain (Echopraksia).
  • Sering merasa ada getaran, hawa dingin atau panas, kesemutan, berdebar dan sesak napas saat membaca Al-qur’an
  1. Gejala waktu tidur. Di antaranya adalah:
  • Banyak tidur dan ngantuk berat, atau sulit tidur tanpa sebab
  • Sering tindihan (tidak bisa bergerak waktu tidur) dan mengigau dengan kata-kata kotor
  • Melakukan gerakan-gerakan aneh, seperti mengunyah dengan keras sampai beradu gigi
  • Sering mimpi buruk dan seram atau seakan-akan jatuh dari tempat yang tinggi
  • Mimpi melihat binatang-binatang seperti ular, kucing, anjing, singa, serigala yang seakan-akan menyerangnya
  • Mimpi ditemui jin yang mengaku arwah nenek moyang atau tokoh tertentu
  • Saat tidur seperti ada yang mencekik lehernya atau menggelitikinya atau menendangnya

Note :

(lebih…)

KEUTAMAAN ASMA’UL HUSNA


[Halal-kan Aku Ayah

Bismillahirrahmaanirrahiim

Berdoa kepada Allah dengan Asmaul Husna dan berdoa dengan nama Allah sesuai dengan keadaannya. Allah ta’ala berfirman:

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Hanya milik Allah asma-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asma-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (Qs. 7:180)

Misalnya:

Ya Syafi, isyfini (Wahai Yang Maha Penyembuh, sembuhkanlah aku)
Ya Rahman, irhamni (Wahai Yang Maha Penyayang, sayangilah aku)
Ya Razzaq, urzuqni (Wahai Yang Maha Pemberi rezeki, berilah aku rezeki)

Kemudian hendaknya mengambil sebab untuk mewujudkan apa yang dia minta seperti bekerja, berobat dll, dan menyerahkan hasilnya kepada Allah semata…

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

***

99 nama Allah :
1. Ar-Rahman, Yang Maha Pemurah
2. Ar-Rahim, Yang Maha Mengasihi
3. Al-Malik, Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung
4. Al-Quddus, Yang Maha Suci
5. Al-Salam, Yang Maha Selamat Sejahtera
6. Al-Mu’min, Yang Maha Melimpahkan Keamanan
7. Al-Muhaimin, Yang Maha Pengawal serta Pengawas
8. Al-Aziz, Yang Maha Berkuasa
9. Al-Jabbar, Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
10. Al-Mutakabbir, Yang Melengkapi Segala kebesaranNya

11. Al-Khaliq, Yang Maha Pencipta
12. Al-Bari, Yang Maha Menjadikan
13. Al-Musawwir Artinya Yang Maha Pembentuk
14. Al-Ghaffar Artinya Yang Maha Pengampun
15. Al-Qahhar Artinya Yang Maha Perkasa
16. Al-Wahhab Artinya Yang Maha Penganugerah
17. Al-Razzaq Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
18. Al-Fattah Artinya Yang Maha Pembuka
19. Al-‘Alim Artinya Yang Maha Mengetahui
20. Al-Qabidh Artinya Yang Maha Pengekang

21. Al-Basit Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat
22. Al-Khafidh Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang
23. Ar-Rafi’ Artinya Yang Maha Peninggi
24. Al-Mu’izz Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
25. Al-Muzill Artinya Yang Maha Menghina
26. As-Sami’ Artinya Yang Maha Mendengar
27. Al-Basir Artinya Yang Maha Melihat
28. Al-Hakam Artinya Yang Maha Mengadili
29. Al-‘Adl Artinya Yang Maha Adil
30. Al-Latif Artinya Yang Maha Lembut serta Halus

31. Al-Khabir Artinya Yang Maha Mengetahui
32. Al-Halim Artinya Yang Maha Penyabar
33. Al-‘Azim Artinya Yang Maha Agung
34. Al-Ghafur Artinya Yang Maha Pengampun
35. Asy-Syakur Artinya Yang Maha Bersyukur
36. Al-‘Aliy Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
37. Al-Kabir Artinya Yang Maha Besar
38. Al-Hafiz Artinya Yang Maha Memelihara
39. Al-Muqit Artinya Yang Maha Menjaga
40. Al-Hasib Artinya Yang Maha Penghitung

41. Al-Jalil Artinya Yang Maha Besar serta Mulia
42. Al-Karim Artinya Yang Maha Pemurah
43. Ar-Raqib Artinya Yang Maha Waspada
44. Al-Mujib Artinya Yang Maha Pengkabul
45. Al-Wasi’ Artinya Yang Maha Luas
46. Al-Hakim Artinya Yang Maha Bijaksana
47. Al-Wadud Artinya Yang Maha Penyayang
48. Al-Majid Artinya Yang Maha Mulia
49. Al-Ba’ith Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
50. Asy-Syahid Artinya Yang Maha Menyaksikan

51. Al-Haqq Artinya Yang Maha Benar
52. Al-Wakil Artinya Yang Maha Pentadbir
53. Al-Qawiy Artinya Yang Maha Kuat
54. Al-Matin Artinya Yang Maha Teguh
55. Al-Waliy Artinya Yang Maha Melindungi
56. Al-Hamid Artinya Yang Maha Terpuji
57. Al-Muhsi Artinya Yang Maha Penghitung
58. Al-Mubdi Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal
59. Al-Mu’id Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan
60. Al-Muhyi Artinya Yang Maha Menghidupkan

61. Al-Mumit Artinya Yang Mematikan
62. Al-Hayy Artinya Yang Senantiasa Hidup
63. Al-Qayyum Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
64. Al-Wajid Artinya Yang Maha Penemu
65. Al-Majid Artinya Yang Maha Mulia
66. Al-Wahid Artinya Yang Maha Esa
67. Al-Ahad Artinya Yang Tunggal
68. As-Samad Artinya Yang Menjadi Tumpuan
69. Al-Qadir Artinya Yang Maha Berupaya
70. Al-Muqtadir Artinya Yang Maha Berkuasa

71. Al-Muqaddim Artinya Yang Maha Menyegera
72. Al-Mu’akhkhir Artinya Yang Maha Penangguh
73. Al-Awwal Artinya Yang Pertama
74. Al-Akhir Artinya Yang Akhir
75. Az-Zahir Artinya Yang Zahir
76. Al-Batin Artinya Yang Batin
77. Al-Wali Artinya Yang Wali / Yang Memerintah
78. Al-Muta’ali Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
79. Al-Barr Artinya Yang banyak membuat kebajikan
80. At-Tawwab Artinya Yang Menerima Taubat

81. Al-Muntaqim Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah
82. Al-‘Afuw Artinya Yang Maha Pengampun
83. Ar-Ra’uf Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
84. Malik-ul-Mulk Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal
85. Dzul-Jalal-Wal-Ikram Artinya Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan
86. Al-Muqsit Artinya Yang Maha Saksama
87. Al-Jami’ Artinya Yang Maha Pengumpul
88. Al-Ghaniy Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap
89. Al-Mughni Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan
90. Al-Mani’ Artinya Yang Maha Pencegah

91. Al-Darr Artinya Yang Mendatangkan Mudharat
92. Al-Nafi’ Artinya Yang Memberi Manfaat
93. Al-Nur Artinya Cahaya
94. Al-Hadi Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
95. Al-Badi’ Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
96. Al-Baqi Artinya Yang Maha Kekal
97. Al-Warith Artinya Yang Maha Mewarisi
98. Ar-Rasyid Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran
99. As-Sabur Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar

Wallahu a’lam…. Edited by HAA
]

%d blogger menyukai ini: